16 Trik Mempercepat & Meningkatkan Kinerja WordPress

WordPress merupakan sebuah CMS yang sangat baik, namun masih banyak yang belum memaksimalkan potensinya. Seperti, mempercepat kinerjanya agar menjadi lebih baik. Pada tulisan ini, Adnanomatic akan memberikan sekumpulan tips, trik, hack, dan plugin untuk mempercepat kinerja WordPress. Semua trik yang akan diberikan, cukup mudah untuk diterapkan. Jadi, kita bisa mulai sekarang.

1. Cache

WordPress adalah sebuah skrip PHP, sehingga bersifat dinamis, yang berarti setiap kali halaman direload, WordPress harus mengeksekusi query sehingga memberi beban pada server, apalagi blog kamu mempunyai trafik yang tinggi setiap harinya. Solusi terbaik untuk masalah ini adalah dengan menggunakan halaman statis. Kita bisa menggunakan Plugin WP Super Cache untuk membuat halaman statis, setelah plugin ini diinstal, load time blog kamu akan berkurang secara signifikan. Juga mengurangi beban pada server.

2. Mencegah Hotlinking dan Leeching

Hotlinking dikenal sebagai pencurian bandwidth. Ini terjadi ketika situs lain melakukan direct link pada gambar di situs kamu dan menampilkannya pada artikel mereka yang akhirnya membuat server terbebani. Jika hanya beberapa situs saja yang melakukannya kepada blog kamu, masih bisa diatasi. Tapi, jika ada ratusan bahkan ribuan spamblog yang melakukannya, maka ini harus dicegah. Seberapa bagus hosting yang kamu pakai, tetap akan terjadi perlambatan jika ada yang melakukan hal ini pada blog kamu.

Untuk mencegah hal ini, silahkan rubah file .htaccess dan tambahkan kode berikut :

#disable hotlinking of images with forbidden or custom image option
RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?wpbeginner.com [NC]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?google.com [NC]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?feeds2.feedburner.com/adnanomatic [NC]
RewriteRule \.(jpg|jpeg|png|gif)$ – [NC,F,L]

Ganti alamat feedburner diatas dengan alamat feedburner blog kamu.

3. Menggunakan Hosting yang Baik

Sebenarnya, ini sudah sangat jelas, tidak perlu ada yang dijelaskan lagi. Terkadang kita ingin menghemat uang dengan menggunakan webhost yang murah, walau kualitasnya tidak terjamin. Harga itu tidak pernah bohong, dengan mengeluarkan uang sedikit lebih banyak dan memilih hosting yang sudah terpercaya, itu jaminan terbaik untuk kinerja blog kamu. Walau tidak selamanya yang mahal itu baik, dan yang murah itu buruk.

4. Split Tulisan yang Panjang

Maksudnya adalah jika kamu memiliki sebuah tulisan yang panjang, mempunyai banyak gambar didalamnya, lebih baik kamu memisahkannya jadi beberapa halaman agar load time menjadi lebih cepat. Hal ini sangat mudah dilakukan, cukup menambahkan kode berikut pada postingan yang akan dipisah menjadi beberapa halaman.

<!–nextpage–>

5. Gunakan Excerpt dan Batasi Jumlah Post yang Ditampilkan pada Homepage

Kamu tidak harus menampilkan semua isi post pada halaman depan (homepage). Itu akan memperlambat loading blog dan membuat pembaca bosan hingga pergi dari blog kamu. Pada halaman homepage, cukup berikan sebagian dari seluruh isi post kamu, contohnya bisa dilihat pada gambar di bawah. Dengan begitu, loading blog akan sedikit lebih cepat dari sebelumnya.

Fitur ini pada WordPress dikenal dengan excerpt, untuk mengaktifkan excerpt, silahkan rubah file index.php. Cari kode berikut :

<?php the_content(__('(more…)')); ?>

Ganti dengan kode ini :

<?php the_excerpt(__('(more…)')); ?>

Selanjutnya, kita batasi jumlah post yang akan ditampilkan pada homepage. Ini bisa dilakukan pada Settings > Reading :

6. Optimalkan MySQL Database

Melakukan optimasi pada Database memberikan efek yang sangat baik pada kinerja blog. Ada dua cara untuk melakukannya, Pertama dengan cara manual, kedua dengan menggunakan Plugin. Untuk melakukannya secara manual, silahkan menuju PhpMyAdmin dan pilih database blog kamu. Check-All pada semua table dan klik Optimize pada menu drop down di bagian bawah.

Jika kamu tidak ingin melakukannya secara manual, terdapat plugin Optimize DB yang akan memudahkan semuanya.

7. Menghindari Penggunaan Eksternal Skrip dan Website

Cobalah untuk menghindari penggunaan skrip eksternal baik itu secara langsung atau melalui plugin. Beberapa plugin seperti MyBlogLog dapat membuat loading blog lambat. Contoh lainnya adalah menampilkan widget Alexa pada sidebar, hanya akan memperlambat saja. Coba hindari hal-hal seperti itu.

8. Tambahkan Expires Header

Expires Header memungkinkan Browser tidak perlu mereload lagi konten statis. (seperti file css, javascript, gambar dll). Untuk mengaktifkan fitur ini tambahkan kode berikut pada file .htaccess :

ExpiresActive On
ExpiresByType image/gif A2592000
ExpiresByType image/png A2592000
ExpiresByType image/jpg A2592000
ExpiresByType image/jpeg A2592000

9. Gunakan WP-CSS

WP-CSS merupakan plugin yang menghilangkan Whitespace pada file .css . Dengan begitu file .css akan menjadi lebih kecil dan lebih cepat di load.

10. Compress File JavaScript

File JavaScript yang diload hampir di setiap halaman dan kadang-kadang ukuran filenya besar. Walaupun berupa file yang kecil, jika berulang-ulang diload tetap saja membuat server terbebani. Untuk mengatasinya adalah dengan melakukan Compress pada file Javascript.

11. Mengurangi Ukuran Gambar

Gambar membuat postingan pada blog menjadi lebih hidup. Bukan hanya pada posting saja, desain blog yang memiliki gambar akan membuat blog kamu lebih memikat para pembaca. Tapi, jika terlalu banyak gambar pada desain ataupun posting, akan memberatkan loading blog. Apalagi jika terdapat gambar beresolusi tinggi. Tapi jangan khawatir, dengan plugin WP-Smush.It, resolusi gambar akan dikurangi seoptimal mungkin.

12. Periksa Plugin dan Hapus Plugin yang Tidak Aktif

Mempunyai lebih dari 15 plugin pada blog kamu mungkin akan mempengaruhi kinerja server, lakukan pengecekan pada semua plugin yang aktif dan cari yang memang benar-benar blog kamu butuhkan, bukan yang diinginkan. Menonaktifkan plugin bukan berarti plugin itu benar-benar tidak aktif bekerja, tetap saja mempengaruhi server, jadi kamu harus benar-benar menonaktifkannya dengan cara menghapusnya.

13. Database Cache

Prinsip kerjanya hampir sama dengan poin nomor 1. Hanya saja ini akan mencache pada bagian database, plugin DB Cache akan membantu membuat database lebih cepat bekerja. Terutama mengeksekusi query database.

14. Split Komentar Menjadi Beberapa Halaman

Kadang terdapat sebuah posting yang populer di setiap blog, biasanya postingan ini akan memiliki banyak sekali komentar. Memiliki 200+ komentar pada sebuah posting akan membuat post itu lambat dibuka. Maka dari itu kita harus membagikannya menjadi beberapa halaman. Misalnya 50 komentar setiap satu halaman. Untuk melakukannya bisa mengakses Settings > Discussion.

15. Selalu Gunakan Versi Terbaru dari WordPress

16. Menampilkan Page Loading Times & Query

Ini berguna untuk melihat seberapa cepat blog kamu ditampilkan. Gunakan kode berikut untuk menampilkannya :

<?php echo get_num_queries(); ?> queries in <?php timer_stop(1); ?> seconds.

Bagaimana cara kamu untuk mempercepat kinerja WordPress? Bagikan disini melalui komentar atau kamu bisa menghubungi saya.

About these ads

10 thoughts on “16 Trik Mempercepat & Meningkatkan Kinerja WordPress

  1. Mungkin bisa coba untuk menggunakan plugin W3 Total Cache dimana sudah terdapat beberapa fungsi yang sama dengan beberapa poin di atas sehingga kita tidak perlu memasang beberapa plugin…:D

Comment Please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s