Tips Perawatan Radiator Mobil

merawat radiator mobil

Radiator berfungsi sebagai pendingin mesin dengan cara melepaskan panas ke udara. Radiator memiliki sirip-sirip yang berfungsi untuk memperluas permukaan sehingga mampu mempercepat pelepasan panas ke udara. Seiring berjalannya waktu dan semakin tinggi intensitas pemakaian mobil, tentunya kamu harus melakukan perawatan yang benar supaya kinerja radiator bisa tetap optimal.

Sebagian besar pemilik mobil melakukan perawatan radiator hanya dengan mengecek kebocoran dan volume cairan pendingin. Padahal sebenarnya bisa saja muncul karat atau kotoran yang mengendap dalam radiator. Kotoran dan karat bisa mengganggu proses pendinginan dan kemudian berimbas pada kinerja mesin mobil. Idealnya, perawatan radiator sebaiknya dilakukan setiap 20 ribu kilometer dengan cara melakukan pembilasan (flushing).

Pembilasan radiator bertujuan untuk menghilangkan kerak dan karat yang ada dalam sistem pendinginan. Kamu bisa melakukan pembilasan sendiri di rumah karena prosesnya terbilang mudah. Untuk melakukan pembilasan, diperlukan obeng dan radiator flusher. Langkah-langkah pembilasan radiator bisa disimak berikut ini.

  1. Nyalakan mesin mobil selama 2-3 menit supaya kotoran atau kerak bisa sedikit terangkat. Jangan menyalakan mesin terlalu lama karena suhu air dan tekanan di dalam akan meningkat dan bisa membahayakan.
  2. Buka tutup radiator dengan menggunakan handuk basah.
  3. Kemudian buka sumbat di bagian bawah radiator dengan obeng untuk melakukan pengurasan cairan pendingin.
  4. Sesudah cairan pendingin terkuras semua, tutup sumbat kembali dan tuangkan radiator flusher.
  5. Pasang tutup radiator dan hidupkan selama 2-3 menit.
  6. Ulangi langkah-langkah nomor 2 sampai 5 namun kali ini dengan menggunakan air. Tujuanya untuk membilas radiator flusher dan kotoran yang ada di dalamnya.
  7. Terakhir, kuras air dalam sistem dan masukkan water coolant yang baru.

Leave a Reply