Editor yang Gelap atau Terang?

Coder, sampaikan pilihan dan alasan kamu di form komentar. 😀

Dark
blackkomodoeditadnanomatic

Bright
whitekomodoeditadnanomatic

Advertisements

Author: Abdullah Adnan

Passionate Writer based on Bandung, Indonesia. Tweet me on @adnanomatic.

12 thoughts on “Editor yang Gelap atau Terang?”

    1. oh dominan terang, iya saya tahu itu mas Fikri. Tidak terang, tidak juga gelap, medium. 🙂

      Kalau saya suka gelap sih, soalnya mata lebih nyaman sama background hitam/gelap. Bisa lebih lama ngoding juga. 😀

    1. Ooo… malah begitu ya? Saya coba gelap, tapi malah nggak betah. Apa karena saya terbiasa memakai terang, ya? Dan, benarkah terang lebih merusak mata?

      1. Kalau merusak matanya saya gak tau, tapi memang terasa kalau terang tuh mata suka pedih dan ‘silau’. lain lagi kalau gelap (gaya Steve Wozniak), suasana lebih adem, liat kodingan jadi nyaman, itu menurut saya ya. 🙂

      2. ya menurut saya sih begitu om,, lagipula, tingkat brightness warna yg agak gelap, konon battery saving ‘tuk laptop,,

        soalnya klo saya ngoding di laptop, udah saya setting brightnessnya rendah(makin rendah makin gelap), tapi klo PC Desktop(brightness monitor saya terang gak bisa disetting agak redup) ya terpaksa saya tetep ngoding tapi sambil pakek kacamata gelap/hitam.. biar gak silau..

Comments are closed.