Salah Satu Penyebab Bensin Gak Turun: Selang Vakum

Pertama kita bahas dulu apa itu selang vakum. Menurut sepengetahuan saya, selang ini berfungsi untuk mengucurkan bahan bakar jika ada kevakuman. Kevakuman ini hanya terjadi jika ada isapan dari mesin (jika mesin bekerja), karena selang vakum menancap pada manifold mesin.

Ketika ada isapan dari piston, maka bensin mengalir dan terjadi proses pembakaran. Jika mesin mati (tidak digunakan) aliran bensin pada selang bensin berhenti. CMIIW.

Sehingga jika terjadi masalah pada selang vakum tersebut, maka hal tersebut menjadi salah satuย penyebab bensin tidak masuk ke ruang kabar motor.ย Agar lebih jelas, saya akan menceritakan kronologis permasalahan bensin tidak turun ini.

Jadi ceritanya, setelah beres dari bengkel untuk menukar kabel rem depan yang awalnya Kitaco menjadi TDR (Entah kenapa saya lebih merasa keren pakai brand TDR), si mekanik bilang kalau selang vakum copot aja supaya kelihatan rapih.

Sempet ogah-ogahan, karena ayah bilang kalau waktu itu sempat dicopot namun bensin gak keluar. Karena saya belum begitu mengerti masalah sistem kevakuman, dicopotlah selang tersebut dan saya pulang dengan selamat.

Besoknya, pukul 12 Siang. Saya hendak pergi keluar untuk membeli makanan. Maklum anak kosan, apa-apa harus sendiri. Dipakailah si Nova Sonic ini dengan bangga. Baru sampai di gerbang perumahan, tiba-tiba motor mati sesaat setelah melewati poldur. Ah mungkin karena mesin masih dingin, mati-mati mulu mah wajar.

Coba distarter tetep gak nyala. Saya langsung mengira bahwa kabel massa copot lagi (cerita kabel massa copot akan saya ceritakan di tulisan selanjutnya). Ternyata saya salah besar. Kebetulan body samping gak dipasang, jadi bisa cek ada apinya atau enggak. Saya copot cop busi TDR, coba starter dan seluruh perangkat pengapian mengalirkan api dengan lancar. Sempet kesetrum juga gara-gara koil YZ. ๐Ÿ˜€

Ternyata permasalah sudah jelas dimana, yaitu antara karburator/pengabutan dan aliran bahan bakar yang mungkin mampet. Tapi masalah yang paling penting saat ini adalah, gimana saya pulang ke rumah sementara motor mati? ๐Ÿ˜ฆ

Akhirnya berkat bantuan teman satu komplek saya di derek sampai rumah. Langsung saya siapkan persenjataan untuk melucuti body si landak, untuk mengecek bagian pengabutan. Ternyata benar, motor nyala kalau mulut karburator di tutup tangan sembari di starter.

Ini merupakan salah satu metode untuk memancing bensin keluar dari tank. Tapi resikonya, tangan jadi bau bensin. Lalu saya mencabut selang bensin, tapi tidak ada bensin keluar meski selang manual sudah di posisi on.

Kesimpulannya, mekanik tidak sepenuhnya salah. Karena sepertinya dia tidak mengetahui bahwa keran vakum sonic ini berada tepat di bawah tangki. Tidak seperti Satria F yang terletak di samping kiri filter udara. Karena saya menggunakan keran manual, mungkin dia berpikir bahwa saya telah mencopot keran vakum.

Ada dua metode untuk menyelesaikan masalah ini. Pertama, saya mencopot keran vakum lalu menggunakan keran manual dengan mensuplai secara BBM secara langsung ke karburator sehingga proses tutup-buka keran harus diperhatikan ketika motor tidak/hendak digunakan.

Kedua, memasang kembali selang vakum (menghubungkan dua lubang yang terletak di keran vakum dan di manifold menggunakan selang bensin biasa) sehingga terjadi isapan yang kemudian mengalirkan bensin secara otomatis dan efisien.

Untuk sementara, saya menggunakan metode kedua. Karena untuk bongkar keran vakum kayaknya agak sulit dan males juga. Setelah selang vakum terpasang, akhirnya motor nyala seperti biasa karena sekarang aliran BBM lancar. ๐Ÿ™‚

*Mohon maaf arsip gambar ilang jadi gak bisa ditampilin.

Advertisements

Author: Abdullah Adnan

Passionate Writer based on Bandung, Indonesia. Tweet me on @adnanomatic.