Pakai Oli Repsol Multivalvulas di Honda Sonic RS 125

Penggunaan oli pada mesin kendaraan bermotor hukumnya wajib, karena pada dasarnya oli bekerja untuk melumasi seluruh bagian mesin yang bergerak sehingga mampu mengurangi gesekan antara bagian satu dan lainnya. Dampak positifnya mesin menjadi lebih tahan panas, membersihkan jeroran mesin dan keausan mesin bisa di kurangi.

Nah beberapa hari kemarin saya berencana untuk mengganti oli motor saya tercinta yaitu Honda Sonic RS 125, panggil saja Sansa. Motor ini berumur 12 tahun atau produksi tahun 2004, tapi kilometernya masih terbilang sedikit yakni 21.000-an. Biasanya saya menggunakan oli Motul 5100, performa yang diberikan oleh oli ini cukup bagus meskipun pada kondisi mesin panas tapi tidak ada penurunan performa. Ditambah bau oli motul setelah mesin di matikan sangat khas sekali, garing-garing gimana gitu.

img_20161022_130629_hdr

Tapi sekarang saya memutuskan untuk ganti oli dengan merk dan jenis oli yang berbeda. Jujur, saya terpengaruh pada penggunaan oli mobil di motor. Informasi ini saya dapatkan dari berbagai blog sebelah juga forum tercinta kita yakni Kaskus. Disitu tertulis bahwa jenis oli HDEO dan PCMO dapat digunakan pada motor, bahkan katanya bisa memberikan performa yang lebih baik dari oli motor biasa. Interval penggunaannya pun bisa lebih lama, terutama oli diesel atau HDEO.

Setelah membaca beragam informasi detil mengenai jenis oli, saya memutuskan membeli oli mobil Repsol Elite Multivalvulas dengan kekentalan 10w-40. Oli ini termasuk pada jenis PCMO, setelah baca di forum katanya PCMO lebih cocok untuk matik sedangkan HDEO di rekomendasikan pada motor dengan kopling basah. Tapi dengan informasi yang saya dapatkan, Repsol Elite M katanya masih aman digunakan pada kopling basah. Meskipun sedikit was-was tapi tidak akan tahu kan kalau tidak dicoba.img_20161022_130602_hdr

Penggantian oli ini saya lakukan sendiri di kosan, karena kalau ke bengkel males juga harus bayar lagi. Lagipula, gampang kok ganti oli sendiri. Alatnya cukup tang jepit dan kunci buat buka baut oli di bawah mesin. Baut bawah saya buka pada malam hari lalu di tinggal tidur, tujuannya sih biar bener-bener bersih oli bekasnya.

Besok paginya, saya tutup baut bagian bawah mesin tempat pembuangan oli. Setelah itu saya buka baut atas tempat pengisian oli dengan tang jepit, jangan lupa dilapisin handuk atau kain biar gak baret/rusak. Nah, karena saya tidak punya corong untuk masukkin oli ke mesin, akhirnya saya pakai jilid plastik yang tidak terpakai dibuat sedemikian rupa menyerupai corong. Setelah semuanya siap, oli Repsol Elite Multivalvulas langsung saya tuang ke dalam mesin Sonic 125.

img_20161022_131251_hdr

Setelah semua selesai, saya langsung pakai motor dari Moh.Toha ke Dago. Kabarnya penggunaan jenis PCMO pada kopling basah itu bisa bikin kopling slip, tapi tadi ternyata aman-aman saja kok. 🙂

Advertisements

Published by

Abdullah Adnan

Passionate Writer based on Bandung, Indonesia. Tweet me on @adnanomatic.