Honda Sonic 125 Saya Jadi Korban Mekanik AHASS

Sebenarnya saya tidak mau menulis permasalahan ini disini, tapi apa artinya blog jika tidak di isi oleh sebuah tulisan. Jadi sebaiknya saya paparkan beberapa permasalahan yang saya dapati ketika motor saya masuk AHASS pada 27 November 2016 lalu.

Pada 25 November 2016, saya dalam perjalanan dari kota Subang ke Bandung untuk mengikuti Wisuda di Universitas Telkom. Setelah memasukki perkotaan saya istirahat sejenak di Jl. Solontongan untuk minum Es Campur Mang Ade. Setelah itu saya mau melanjutkan perjalanan kembali menuju Jl. Radio Palasari. Tapi setelah kunci kontak di putar ke On, saya tidak melihat indikator Netral menyala. Saya coba stater pun tidak bisa nyala, di selah pun begitu. Tapi saya masih bisa melihat percikan api di Cop Busi. Kebetulan di sekitar situ ada rumah sodara saya dan motor pun akhirnya di simpan disana hingga hari minggu.

Setelah acara wisudaan selesai, saya kunjungi rumah sodara saya tersebut berniat untuk mengambil motor. Seorang teman saya pemilik bengkel di Jl. Lengkong Kecil (Yongs Motor) bilang kalau bisa jadi sekring putus. Saya coba ganti tapi motor masih belum mau nyala. Akhirnya dengan putus asa, saya terpaksa untuk mengunjungi bengkel terdekat. Sodara saya merekomendasikan untuk ke AHASS karena jaraknya hanya beberapa meter saja dari lokasi rumah sodara saya itu.

Setelah sampai di AHASS, tim mekanik mendiagnosis kalau permasalahannya ada di Accu. Biaya gantinya sebesar Rp224.000 rupiah. Saya pikir kalau memang permasalahannya itu, saya tidak keberatan untuk menggantinya. Tapi ternyata penggantian accu baru tidak menyelesaikan masalah, motor masih belum bisa menyala. Sekalipun nyala, ada asap hitam pekat keluar dari knalpotnya. Busi di buka, lalu ruang bakar saya di semprot entah menggunakan apa, mungkin maksudnya biar bersih dan bisa nyala.

Accunya harus di ganti pak, harganya Rp224.000.

Sewaktu saya memperhatikan motor saya di bedah, tiba-tiba saya melihat kucuran air deras dari bawah tangki. Saya pikir itu air radiator, tapi ternyata bukan. Itu bensin. Lalu saya dipanggil oleh tim mekanik dan mereka bilang kalau mesin saya isinya bensin semua. Tutup bak oli bawah dibuka, dan ternyata benar isinya bensin semua. Saya heran kok bisa sih. Ini diagnosis tim AHASS:

Kayaknya motornya ada yang jahilin pak.

Sampai sekarang saya masih penasaran sama kejadian tersebut. Saya juga tidak puas dengan diagnosis yang mereka katakan. Akhirnya mesin di kuras, ganti oli baru AHM. Padahal oli saya sebelumnya masih baru belum menyentuh 1000km. Setelah semua selesai, saya menyelesaikan pembayaran di loket seharga Rp130.000 rupiah. Ternyata Accu nya tidak jadi diganti.

Setelah saya bayar, saya di hampiri oleh mekanik AHASS. Lalu dia bilang kalau karburator saya sudah ngaco, jadi langsamnya tidak bisa normal.

Setelan langsam Karburatornya ngaco pak, jadi agak gerung sedikit

Ternyata benar, pas saya pakai untuk pulang menuju rumah sodara saya karburatornya telat turun. Saya pikir gak mungkin karburator saya ngaco. Toh beberapa hari lalu masih enak dan tidak ada masalah apa-apa. Lalu saya bongkar kembali di rumah sodara saya. Dasar geblek, ternyata karburator saya tidak pas masuk ke karet intake, jadi sedikit miring. Saya pikir ini permasalahannya tapi ternyata bukan, karburator masih telat turun.

Saya urut semua selang pernafasan, dan ternyata yang menyebabkan karburator saya ini telat turun adalah copotnya selang vakum yang menghubungkan keran vakum di bawah tangki menuju karet intake. Langsung saya pasang, mixture screws karburator saya putar 2 kali berlawanan jarum jam, setelan langsam saya atur sekitar 1500rpm. Semua permasalahan selesai, motor saya kembali normal dan tidak ada gejala ngaco seperti yang dikatakan mekanik AHASS.

Saya yakin tidak semua bengkel AHASS seperti ini, saya hanya berbagi pengalaman yang menimpa saya di salah satu bengkel AHASS di Bandung tepatnya daerah Buah Batu. Mohon maaf jika ada beberapa pihak yang tersinggung, semoga kedepannya AHASS mampu menyeleksi mekanik lebih ketat lagi juga memprioritaskan kompetensi mekanik, saya ucapkan terimakasih.

Advertisements