Ganti Kanvas Rem Honda Sonic 125, Bisa Pakai Tiger Revo

Selama hampir tiga bulan, rem depan Honda Sonic saya kurang begitu nyaman. Ketika handle rem depan di tekan, seakan piston kaliper ogah menggigit cakram dengan kuat. Akibatnya rem depan berasa blong.

Saya kira masalah berada di piston master remnya. Setelah dua kali ganti (pertama imitasi, kedua baru pakai yang ori) masalah tidak kunjung sirna. Saya langsung mengira bahwa kaliper depan lah yang malfungsi (baca:rusak).

Sempat beberapa saat saya mencari kaliper baru, coba-coba browsing di Bukalapak dan Tokopedia ternyata harga kaliper depan CBR 250RR tidak begitu mahal ya (?). Berkisar 300-350 ribu. Tapi, ganti pakai kaliper motor lain pasti ribet bikin braketnya.

Iseng cari-cari kaliper CBR 150 old. Kawan saya di Facebook mengatakan kalau Honda Sonic New 125, Master Rem beserta Kalipernya memang mirip percis yang di pakai CBR old. Tapi dia malah menyarankan, master rem depan lebih enak menggunakan Vixion. Empuk, pakem, dan awet katanya.

Jujur, untuk membongkar Brake Parts nyali saya tidak seberani membongkar karburator. Bagi saya Brake Parts seperti organ vital di tubuh sepeda motor. Salah-salah nyawa melayang. Tapi apa boleh buat, bermodalkan nonton video di Youtube saya bongkar kaliper depan dengan nol pengetahuan.

Beberapa hari sebelum kaliper di bongkar, saya membeli kanvas rem depan via Bukalapak. Harganya Rp40.000, original CS1 kode parts KWC. Dengan pedenya saya coba pasang kanvas rem tersebut. Ternyata tidak sama. Goblok. Setidaknya itulah yang saya ucapkan ke diri saya sendiri.

Atas punya CS1. Bawah Tiger Revo dan bisa di pasang di Sonic 125.
Atas punya CS1. Bawah Tiger Revo dan bisa di pasang di Sonic 125.

Layaknya anak kecil yang dibodohi, selentingan kabar tentang kaliper depan Sonic 125 sama dengan Supra membuat saya juga meyakininya. Barulah kawan saya di Facebook bilang, kalau Sonic 125 new kaliper depan sudah seragam dengan Tiger maupun CBR 150 old. Kecewa.

Saya kembali mampir ke Bukalapak, search Kanvas Rem CBR 150 old. Buset, harganya berkali-kali lipat. Sebagai informasi kode partsnya CBR old itu KPP.

Saya pun coba browsing kesana kemari, akhirnya di dapat informasi bahwa subtitusi Kanvas Rem CBR bisa pakai Tiger Revo, yang artinya cocok juga buat Sonic 125. Langsung cek Bukalapak, harganya tidak beda jauh sama CS1, sekitar 38.000.

Tapi karena saya butuh cepat, saya menyambangi bengkel yang hanya menyediakan spare part di Jl. Bojongsoang. Setelah tanya ke penjaga bengkel, ternyata ada punya Tiger Revo dengan kode persis seperti CBR 150 old. Original. Saya tebus dengan harga 45.000. Beda sedikit, itung-itung bayar ongkir lah.

Kondisi Kanvas Rem bekas (bawah).
Kondisi Kanvas Rem bekas (bawah).

Sesampainya di kosan, saya coba bandingkan dengan kanvas rem Sonic 125 dan ternyata sama plek. Begitu di pasang di kaliper pun tidak ada masalah berarti, hanya perlu melebarkan jarak antar kanvas saja agar bisa masuk mengapit Piringan Cakram. Jangan lupa, Kanvas Rem sebaiknya di amplas dulu sebelum di pasang.

Tidak butuh waktu lama, kanvas rem baru terpasang dengan baik. Saya coba tarik tuas rem, untuk beberapa saat masih ngempos. Setelah beberapa kali barulah kaliper menggigit.

Untuk pengetesan cukup berjalan di sekitar jalanan depan kosan saja. Saat saya ganti kanvas rem belakang dengan yang baru, butuh beberapa kilometer sampai akhirnya rem kembali optimal tapi untuk kaliper depan langsung bekerja loh. Heran.

Akhirnya rem depan saya kembali normal. Jadi pakem lagi. Mungkin benar bahwa kanvas rem sebelumnya sudah mengeras dan lama tidak di ganti. Rem jadi empuk dan menggigit kembali. Semoga bisa tahan lama ya.

Advertisements

Mengatasi Bunyi Klotok Honda Sonic 125, Ada Celah Antara Piston dan Boring

Saya membeli Honda Sonic 125 ini dengan kilometer di angka 20.000km. Setelah saya pakai sehari-hari untuk menyelesaikan kuliah yang alhamdulillah lulus di bulan November 2016 dan saya pakai touring pendek Subang-Bandung setiap akhir pekan (90km satu kali jalan) akhirnya muncul bunyi aneh di sekitar mesin tepatnya di silinder blok setelah menempuh kurang lebih 3000-4000km.

 

Setiap pagi apalagi saat mesin dingin bunyi nya lebih kentara, seperti bunyi rantai keteng yang kendor. Tek tek tek, kira-kira seperti itu lah. Awalnya saya tetap kekeh kalau bunyi ini adalah penyebab keteng kendor dan solusinya ya dengan mengatur tensioner. Continue reading “Mengatasi Bunyi Klotok Honda Sonic 125, Ada Celah Antara Piston dan Boring”

Nyobain Chest Mount Xiaomi Yi, Ternyata Cukup Stabil

Halo teman-teman, beberapa hari lalu tepatnya tanggal 11 Mei saya mudik ke kampung halaman tercinta, Subang. Nah dalam perjalanan saya coba tes gear baru untuk action cam Xiaomi Yi yaitu Chest Mount. Jadi Chest Mount ini fungsinya untuk meletakkan action cam di dada, tujuannya biar dapet point of view orang pertama.

Untuk hasilnya bisa teman-teman lihat di channel Youtube saya, jangan lupa like, komen dan subscribe ya.